Minggu, 13 September 2026
Hot

Klarifikasi Warung Bakso di Klaten Soal Tarif AC Konsumen

Article ad before first paragraph

HARIAN EXPRESS KLATEN – Pihak manajemen warung bakso di Klaten, Jawa Tengah, akhirnya memberikan klarifikasi resmi setelah viral memungut biaya penggunaan air conditioner (AC) kepada pelanggan pada Kamis (14/5/2026).

Manajemen secara terbuka meminta maaf atas insiden yang memicu kemarahan warganet di media sosial tersebut pada Kamis (14/5/2026). Kejadian bermula saat pelanggan menyebarkan keluhan tentang tambahan biaya pendingin ruangan secara daring.

Warganet ramai mengkritik kebijakan Resto Bakso Balungan Wonogiri Pakdhe ke-14 yang berlokasi di Jalan Mayor Kusmanto Nomor 108, Klaten. Mereka menyoroti nota pembayaran yang mencantumkan tambahan tarif senilai Rp 3.000 per orang hanya untuk menikmati fasilitas AC.

Info Terkait: Viral! Warung Bakso di Klaten Tarik Biaya AC ke Pelanggan

Article ad in the middle of article

Merespons polemik tersebut, perwakilan keluarga pemilik resto bernama Bintang tampil memberikan penjelasan. Bintang menggunakan akun X (sebelumnya Twitter) dengan nama pengguna @naradhipaaa untuk membalas unggahan viral di akun @infojateng. Ia langsung meluruskan permasalahan agar tidak memicu spekulasi atau kesalahpahaman publik.

Manajemen secara tegas menyatakan bahwa kelalaian internal memicu kesalahan pemungutan tarif pendingin ruangan tersebut. Mereka menyadari bahwa restoran sama sekali tidak pantas membebankan penyediaan fasilitas dasar kepada para pelanggan.

“Terkait utas ini maka kami dari pihak management resto meminta maaf akibat adanya pembayaran pada konsumen di nota pembayaran mengenai charge AC Rp 3.000 per orang. Penggunaan AC seharusnya tidak dibebankan ke konsumen,” tulis Bintang.

Lebih lanjut, pihak pengelola memastikan bahwa mereka telah mencabut sepenuhnya aturan penarikan biaya tersebut. Mereka berjanji menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga saat mengambil keputusan bisnis ke depannya. Manajemen juga memohon maaf atas keteledoran karyawan yang telah membuat konsumen merasa kurang nyaman.

“Menindaklanjuti terkait isu tersebut soal ‘AC per 1 orang’ sudah kami hapus dikarenakan adanya miss management kami. Oleh karenanya, kami memohon maaf atas kelalaian kami. Semoga dengan utas ini menjadi pembelajaran bagi kami dalam mengambil keputusan ke depannya,” tambahnya.

Meski pengelola telah menghapus tarif tambahan, pelanggan tidak perlu khawatir karena manajemen tetap menghidupkan mesin penyejuk ruangan seperti biasa. Pengelola resto juga mengundang kembali masyarakat untuk datang dan mencicipi hidangan dengan pelayanan terbaik. Mereka menegaskan kesiapan dalam menerima berbagai kritik yang membangun demi perbaikan evaluasi.

“Kami pastikan AC tetap ada, yang ganti keputusan management untuk tidak lagi men-charge AC kepada customer. Apabila ada kesalahan maupun kritik akan diterima dan dievaluasi secara bertahap. Terima kasih banyak bagi customer kami,” tegasnya.

Ikuti terus perkembangan berita terkini seputar peristiwa viral dan informasi kuliner menarik lainnya melalui platform kami. Pastikan Anda selalu memperbarui informasi untuk mendapatkan sudut pandang yang objektif dan berimbang setiap harinya.

Article ad after last paragraph