Minggu, 13 September 2026
Hot

Respons Prabowo Soal Rupiah: Orang Desa Tak Pakai Dolar

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS,KLATEN – Presiden Prabowo Subianto memastikan kondisi Indonesia tetap aman meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sedang bergejolak, saat memberikan keterangan di Museum Marsinah, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo menekankan, pelemahan mata uang asing tidak berdampak langsung bagi masyarakat di desa karena tidak menggunakan dolar dalam kehidupan sehari-hari, didukung kondisi ketahanan pangan nasional yang terjaga.

Presiden menyampaikan pandangan ini untuk merespons kekhawatiran publik mengenai lonjakan nilai tukar dolar AS saat ini. Kepala negara menilai bahwa dinamika kurs valuta asing lebih banyak dirasakan dampaknya oleh kalangan tertentu saja. Ia memastikan bahwa aktivitas ekonomi di tingkat akar rumput tetap berjalan normal seperti biasa. Masyarakat kecil khususnya di wilayah pedesaan masih menggunakan mata uang garuda untuk transaksi pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Dalam sebuah kesempatan, Presiden Prabowo menjawab pertanyaan awak media mengenai efek pelemahan kurs bagi masyarakat luas di tanah air. Ia memberikan jawaban ringkas untuk meredam kepanikan warga di tengah fluktuasi ekonomi global yang sedang terjadi.

Article ad in the middle of article

“Orang desa gak pakai dollar AS kok,” ujar Prabowo.

Kondisi rupiah melemah memang sedang menjadi sorotan berbagai pihak mulai dari ekonom hingga masyarakat umum. Pelemahan tersebut memicu kekhawatiran terkait potensi kenaikan harga barang impor yang bisa merambat pada inflasi domestik. Namun, pernyataan presiden menegaskan bahwa ketergantungan masyarakat pedesaan terhadap barang impor sangat minim. Oleh karena itu, beliau meyakini daya beli masyarakat desa masih cukup stabil dan terjamin aman.

Pemerintah pusat bersama pihak berwenang terus mengupayakan langkah strategis untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Mereka melakukan berbagai intervensi pasar agar fluktuasi mata uang asing tidak makin membebani laju perekonomian nasional. Presiden meminta masyarakat tidak perlu panik secara berlebihan dalam menghadapi situasi moneter saat ini. Pemerintah menaruh fokus utama untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan mengendalikan inflasi di seluruh daerah.

Pandangan dari pimpinan negara ini langsung mengundang beragam reaksi dari berbagai kelompok masyarakat. Beberapa pihak menganggap pernyataan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menenangkan kepanikan kelompok menengah ke bawah. Sementara itu, pelaku usaha yang mengandalkan bahan baku impor tetap menanti solusi konkret tambahan dari pemangku kebijakan. Keseimbangan antara stabilitas harga domestik dan kurs valuta asing tetap menjadi tumpuan utama pemerintah dalam mengawal perekonomian.

Terus ikuti perkembangan terkini mengenai kondisi ekonomi dan arah kebijakan pemerintah dalam merespons fluktuasi nilai tukar ini. Bacalah selalu portal berita tepercaya agar Anda mendapat informasi yang objektif serta berimbang. Tetap tenang dan bertindak bijak dalam menyikapi dinamika perekonomian nasional sehari-hari.

Article ad after last paragraph