Minggu, 13 September 2026
Hot

Prabowo Resmikan Museum Marsinah Jadi Wisata Edukasi

Article ad before first paragraph

HARIAN EXPRESS, KLATENPresiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Nganjuk. Bupati Marhaen Djumadi berharap museum ini berkembang menjadi wisata edukasi bagi pelajar, (16/05/2026).

Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur berkembang sebagai destinasi wisata edukasi.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan harapan tersebut kepada wartawan setelah peresmian museum oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5/2026).

Marhaen Djumadi yang akrab disapa Kang Marhaen menyampaikan apresiasi khusus kepada Presiden Prabowo, Kapolri, dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) atas dukungan pembangunan museum.

Article ad in the middle of article

Menurut Kang Marhaen, keberadaan Museum Marsinah menjadi kebanggaan bagi masyarakat Nganjuk, terutama setelah Marsinah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

“Alhamdulillah (Marsinah) sudah ditetapkan menjadi pahlawan (nasional). Terus kemudian di sini diberikan semacam cendera mata (berupa) Museum dan Rumah Singgah Marsinah. Terima kasih,” ujar Kang Marhaen.

Bupati berharap museum menjadi sarana pembelajaran sejarah dan perjuangan buruh bagi generasi muda.

“Harapannya di Desa Nglundo itu ada yang namanya wisata edukasi, sehingga nanti anak-anak sekolah bisa mulai PAUD, TK, SD, SMP, bisa ke sini,” harapnya.

Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah nantinya menjadi tempat belajar perjalanan hidup Marsinah hingga simbol perjuangan buruh di Indonesia.

“Jadi untuk edukasi, bagaimana perjalanan menjadi pahlawan seperti ini. Terus kemudian semangatnya luar biasa beliau itu,” tuturnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai semangat perjuangan Marsinah terus hidup dan menginspirasi masyarakat.

“Istilahnya Marsinah itu tidak pernah mati, nyala keberaniannya menuntun bangsa, itu yang menjadi ide,” katanya.

Kang Marhaen menegaskan Marsinah bukan hanya buruh pabrik biasa, melainkan simbol suara masyarakat kecil yang selama ini tidak terdengar.

“Ini yang (menjadikan) luar biasa,” terangnya.

Sementara itu, kakak kandung Marsinah, Marsini, bersyukur karena museum dan rumah singgah yang selama ini diharapkannya akhirnya terwujud.

Marsini berharap museum terus dikunjungi masyarakat dan menjadi lokasi kegiatan belajar di luar sekolah bagi pelajar.

Referensi Artikel
  • Surabaya Kompas: https://surabaya.kompas.com/read/2026/05/16/171441578/diresmikan-prabowo-museum-marsinah-diharapkan-jadi-wisata-edukasi
  • Surya Malang: https://suryamalang.tribunnews.com/jawa-timur/284737/pesan-prabowo-saat-resmikan-museum-marsinah-rp38-m-murni-lewat-dana-gotong-royong-buruh
Article ad after last paragraph