HARIAN EXPRESS, KLATEN — SMAN 1 Sambas menolak final ulang LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat dan menepis tuduhan kecurangan. Pernyataan sikap ini disampaikan pada 16/05/2026.
Pihak sekolah menolak pertandingan ulang final dan membantah keras semua tuduhan yang beredar. Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas Syafaruddin menyatakan hal ini setelah memperoleh komitmen bersama dewan guru, staf, peserta LCC, serta orang tua siswa.
Langkah tersebut bertujuan menjaga marwah pendidikan dan kesehatan mental murid di lingkungan yang sehat serta bermartabat. Syafaruddin menyampaikan poin-poin kesepakatan. Salah satunya menolak pertandingan ulang final tingkat provinsi.
LCC Empat Pilar Kalbar Viral di Medsos. Polemik muncul saat final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat berlangsung di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026). Tim SMAN 1 Pontianak (Regu C) berhadapan dengan tim SMAN 1 Sambas (Regu B).
Salah satu pertanyaan berbunyi: “DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?” Regu C menjawab lebih dulu. Dewan juri menyatakan jawaban salah dan mengurangi lima poin. Regu B kemudian menjawab sama namun mendapat tambahan 10 poin. Dewan juri menyebut kesalahan Regu C hanya pada artikulasi.
Cuplikan pertandingan tersebut viral di media sosial. Netizen menyatakan kekecewaan. Pihak MPR RI pun meminta maaf dan menawarkan pertandingan ulang.
Tepis Isu Curang, Tolak Pertandingan Ulang. Beberapa hari kemudian, SMAN 1 Sambas merilis pernyataan sikap melalui akun Instagram resminya. Sekolah menghormati setiap keputusan resmi yang panitia tetapkan.
“Kami menyampaikan sikap menghormati setiap keputusan resmi yang telah ditetapkan sebagai bagian dari mekanisme penyelenggaraan lomba meyakini bahwa peserta LCC empat pilar dari SMAN satu Sambas telah berkompetisi sesuai tata tertib yang ditetapkan panitia dan disepakati seluruh peserta lomba.”
SMAN 1 Sambas menegaskan membantah tuduhan kecurangan, penyuapan, nepotisme, maupun dugaan setting kemenangan.
“SMAN 1 Sambas menolak pertandingan final ulang provinsi Kalimantan Barat. Kami berharap seluruh pihak dapat menahan diri menghormati proses yang sedang berlangsung dan mengedepankan penyelesaian yang bijaksana objektif serta berkeadilan.”
Referensi Artikel
- Kompas: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/16/165746471/sman-1-sambas-tolak-final-ulang-lcc-empat-pilar-mpr-tepis-tuduhan-curang
- Regional Kompas: https://regional.kompas.com/read/2026/05/16/074405778/sman-1-sambas-juga-tolak-final-ulang-lcc-4-pilar-minta-nama-baik-dipulihkan
- Detik: https://www.detik.com/kalimantan/berita/d-8490543/sman-1-sambas-tolak-final-ulang-lcc-4-pilar-dan-bantah-tuduhan-curang





